Customer service

Selamat datang di toko kami

Onlineapotekpbf merupakan supplier obat murah yang sudah berpengalaman. Kami juga merupakan supplier obat murah yang terpercaya dan memiliki koneksi banyak perusahaan farmasi yang ada di indonesia. jika anda membutuhkan suply dari kami hubungi kami supplier obat murah. Kami siap melayani anda dengan baik. Terimakasih

Jumat, 25 September 2015

jual ikan mas konsumsi murah *update 26 sept - 5 okt 2015*

jual ikan mas konsumsi murah pranko jadetabek *update 30 okt 2015 ADA YANG BUTUH IKAN MAS KONSUMSI DI SEKITAR JADETABEK KAMI SIAP MENJUALNYA IKAN MAS KONSUMSI YANG HIDUP DARI KOLAM KAMI KAMI SIAP JUAL DENGAN HARGA 22RB/KG SIAP ANTAR ATAU BISA DATANG LANGSUNG KE TEMPAT KAMI (untuk detail alamat & lokasi bisa telpon terlebih dahulu) Jual ikan mas konsumsi murah *update 30 okt 2015 Jual ikan mas murah konsumsi hidup segar dari tambak ikan mas sendiri di daerah CIBINONG (cabang dari cianjur), jawa barat dengan kapasitas panen ikan mas +- 100 ton/ minggu. Jual ikan mas konsumsi murah 1 kg isi 2-3 dengan harga jual ikan mas konsumsi murah Rp 22.000/kg, harga jual ikan mas konsumsi murah sudah sampai lokasi pembeli ( jadetabek ) kita juga sudah supply ikan mas konsumsi untuk kebutuhan beberapa HOREKA di jadetabek untuk harga jual ikan mas konsumsi murah minimum order 5 kwintal untuk sekali pengiriman ikan mas konsumsi Skema Harga jual ikan mas konsumsi untuk sekali pengambilan : Untuk harga jual ikan mas konsumsi 3 kwintal – 1 ton @22.000/kg Untuk harga jual ikan mas konsumsi 1,5 ton – 2,5 ton @21.200/kg Untuk harga jual ikan mas konsumsi 3 ton keatas (call for best price) NB: *harga jual ikan mas konsumsi murah sudah termasuk ongkos pengiriman *harga jual ikan mas konsumsi murah sudah prangko jadetabek *harga jual ikan mas konsumsi murah dapat berubah sewaktu waktu *harga jual ikan mas konsumsi fluktuatif *harga jual ikan mas konsumsi akan selalu di update *diluar wilayah pengiriman akan ada biaya tambahan Call only (no sms) : 0812 9090 0505 ( Rizky ) Jual ikan mas konsumsi murah
DETAIL ORDER

Rabu, 17 Juni 2015

jual ikan mas murah *update juni 2015

jual ikan mas murah pranko jabodetabek *11 juni 2015 ADA YANG BUTUH IKAN MAS DI SEKITAR JABODETABEK KAMI SIAP MENJUALNYA IKAN MAS YANG HIDUP DARI KOLAM KAMI KAMI SIAP JUAL DENGAN HARGA 21RB/KG SIAP ANTAR ATAU BISA DATANG LANGSUNG KE TEMPAT KAMI Jual ikan mas murah *11 juni 2015 Jual ikan mas murah hidup segar dari tambak ikan mas sendiri di daerah cianjur, jawa barat dengan kapasitas panen ikan mas +- 100 ton/ minggu. Jual ikan mas murah 1 kg isi 3 - 4 dengan harga jual ikan mas murah Rp 21.000/kg, harga jual ikan mas murah sudah sampai lokasi pembeli ( jabodetabek ) kita juga sudah supply ikan mas untuk kebutuhan beberapa HOREKA di jabodetabek untuk harga jual ikan mas murah minimum order 5 kwintal untuk sekali pengiriman ikan mas Skema Harga jual ikan mas untuk sekali pengambilan : Untuk harga jual ikan mas 5 kwintal – 1 ton @21.000/kg Untuk harga jual ikan mas 1,5 ton – 2,5 ton @20.300/kg Untuk harga jual ikan mas 3 ton keatas (call for best price) NB: *harga jual ikan mas murah sudah termasuk ongkos pengiriman *harga jual ikan mas murah sudah prangko jabodetabek *harga jual ikan mas murah dapat berubah sewaktu waktu *harga jual ikan mas fluktuatif *harga jual ikan mas akan selalu di update *diluar wilayah pengiriman akan ada biaya tambahan Call only (no sms) : 0812 9090 0505 ( Rizky ) Jual ikan mas murah
DETAIL ORDER

Senin, 10 Februari 2014

sebaran toko obat dan pedagang besar farmasi

Toko Obat juga mengalami perkembangan yang cukup pesat, walaupun banyak yang sudah mulai beralih izin menjadi Apotek.
Sebagai bagian dari sistem distribusi obat, Toko Obat memiliki fungsi yang strategis dalam upaya pemerataan ketersediaan obat agar obat mudah diperoleh dengan harga yang terjangkau oleh masyarakat sesuai dengan salah satu kebijakan nasional di bidang obat.
Pembinaan dan pengawasan mutlak dilakukan dalam upaya mencegah terjadinya penyalahgunaan dan kesalahan dalam penggunaan obat. Jumlah sarana Toko Obat di Indonesia pada tahun 2011 dapat dilihat pada Gambar.
Gambar 10
Dari grafik tersebut diketahui bahwa Provinsi Jawa Barat memiliki jumlah Toko Obat terbanyak baik pada tahun 2011. Sementara di Pulau Sumatera, Toko Obat paling banyak terdapat di Provinsi Sumatera Utara diikuti dengan Aceh, Riau, dan Sumatera Barat. Untuk wilayah Indonesia bagian timur terlihat bahwa sebaran Toko Obat terbanyak terdapat di Provinsi Sulawesi Selatan sehingga disimpulkan bahwa secara keseluruhan peluang untuk meningkatkan jumlah sarana
DETAIL ORDER

sebaran apotek dan pedagang besar farmasi

Apotek merupakan sarana distribusi yang dalam menjalankan fungsinya bersifat dwifungsi yaitu fungsi ekonomi dan sosial. Fungsi ekonomi menuntut agar apotek memperoleh laba untuk menjaga kelangsungan usaha sedangkan fungsi sosial adalah untuk pemerataan distribusi dan sebagai salah satu tempat pelayanan informasi obat kepada masyarakat.
Orientasi pelayanan kefarmasian di apotek saat ini telah bergeser, semula hanya berorientasi pada pelayanan produk (product-oriented) menjadi pelayanan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien (patient-oriented).
Jumlah apotek di Indonesia yang meningkat dari tahun ke tahun dapat dilihat pada Gambar.
Gambar 9
DETAIL ORDER

sebaran pedagang besar farmasi

Cakupan sarana di bidang distribusi seperti Pedagang Besar Farmasi yang mempunyai peran sebagai distributor sudah banyak berkembang di Indonesia. Pedagang Besar Farmasi memegang peranan penting dalam upaya menjamin ketersediaan, pemerataan dan keterjangkauan obat dan bahan obat untuk pelayanan kesehatan dan melindungi masyarakat dari bahay penggunaan obat atau bahan obat yang tidak tepat dan/atau tidak memenuhi persyaratan mutu, keamanan dan kemanfaatan.
Perkembangan jumlah sarana PBF di Indonesia pada tahun 2011 dapat dilihat pada Gambar yang menunjukkan bahwa Provinsi Jawa Barat memiliki jumlah PBF yang paling banyak terutama bila dibandingkan dengan daerah lain di Pulau Jawa (DKI Jakarta, Banten, Jawa Timur, Jawa Tengah dan DI Yogyakarta).
Gambar 8

Hal ini dimungkinkan oleh karena Provinsi Jawa Barat merupakan pangsa pasar obat yang sangat baik dan menjanjikan.
DETAIL ORDER

distribusi pedagang besar farmasi

Dalam rangka meningkatkan cakupan sarana pelayanan kesehatan terutama terkait ketersediaan sarana distribusi bidang kefarmasian dan alat kesehatan terdapat beberapa cara salah satunya dengan melihat jumlah sarana distribusi bidang kefarmasian dan alat kesehatan.
Sarana distribusi tersebut mencakup Pedagang Besar Farmasi, Apotek, Toko Obat, Penyalur Alat Kesehatan dan Sub Penyalur Alat Kesehatan yang tersebar di 33 provinsi di Indonesia pada periode tahun 2011.
Image

Pada gambar dapat dilihat persentase jumlah masing-masing sarana distribusi di bidang kefarmasian dan alat kesehatan yang diuraikan sebagai berikut:
1) sarana distribusi paling dominan adalah Apotek sebagai retailer yang menguasai 53% dari total sarana, diikuti oleh Toko Obat yakni sebesar 26%;
2) sarana PBF sebagai distributor besar/wholesaler memegang 8% dari pasar nasional;
3) sarana Cabang Penyalur Alat Kesehatan (Cab PAK) merupakan sarana yang sebarannya memiliki jumlah terkecil yakni sebesar 1%.
Hal ini menunjukkan bahwa perspektif dunia usaha masih dominan memilih Apotek sebagai jenis sarana distribusi utama yang dikembangkan.
Kenyataan ini didukung oleh beberapa grup perusahaan besar yang bergerak di bidang farmasi mulai banyak mendirikan apotek sebagai mitra usaha dengan sistem konsinyasi/waralaba yang lebih dikenal dengan sistem franchise yang mulai banyak mengakuisisi Apotek konvensional.
DETAIL ORDER

sebaran bisnis apotek dan pedagang besar farmasi

Perkembangan jumlah dan jenis produk yang diproduksi oleh Industri Farmasi dalam negeri serta kebijakan Pemerintah yang kondusif telah mendorong sarana industri farmasi Indonesia hingga menjadi salah satu industri yang berkembang cukup pesat dengan jumlah konsumen yang terus bertambah.
Tercatat bahwa di Indonesia terdapat 24 Provinsi yang belum memiliki sarana industri farmasi antara lain Provinsi Aceh, Riau, Kep. Riau, Bengkulu, Jambi, Lampung, Kepulauan Bangka Belitung, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Gorontalo, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat dan Papua.
Sementara jumlah industri farmasi di Indonesia pada tahun 2009 –2011 yang hanya tersebar di 9 provinsi dapat dilihat pada Gambar 26, dimana Provinsi Jawa Barat memiliki jumlah industri farmasi terbanyak diikuti oleh Provinsi Jawa Timur dan DKI Jakarta.
Gambar 2
Kenyataan bahwa jumlah industri farmasi di wilayah Indonesia bagian barat lebih besar dibanding wilayah Indonesia bagian timur, ini dapat dijadikan acuan dalam mengembangkan industri farmasi di Indonesia bagian timur dalam rangka pemerataan sarana tersebut di seluruh Indonesia. Keberadaan industri farmasi yang banyak tersebar di wilayah Indonesia bagian barat ini juga salah satu sebab dari mahalnya harga obat di bagian timur akibat tingginya biaya distribusi.
Faktor keamanan, kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan keadaan ekonomi masyarakat di wilayah timur Indonesia juga harus ditingkatkan untuk mendukung upaya tersebut. Hal ini penting untuk membuka akses masyarakat terhadap sarana pelayanan kesehatan khususnya bidang kefarmasian dan alat kesehatan.
DETAIL ORDER